Menu Tutup

Assalamu’alaikum wr. wb

Ayah Bunda, mempunyai anak yang shalih dan shalihah  adalah dambaan dan kebanggaan setiap ayah bunda, menjadi penyejuk hati dan bahkan menjadi penyebab masuk syurga.

SDIT Qu At-Tartil tahun ini kembali mengadakan kegiatan “Tahfidz Camp” untuk angkatan ke 2

Hallo Sholeh Sholehah..
Mengisi liburan dengan mengikuti kegiatan “Tahfidz Camp”
InsyaAllah  mengasyikan dan penuh dengan ilmu.

Mari kita bersama-sama mengaji, menghafal Quran dan menjalankan Sunnah Rasulullah.
Dan ditambah keseruan-keseruan lainnya.

Tahfidz camp ini dilaksanakan pada tanggal 18-19 bulan Desember 2019 bertempat di Sekolah SDIT Qu At-Tartil  pihak Panitia SDIT Qu At-Tartil dibawah naungan Yayasan  Pendidikan Islam At-Tartil telah bersepakat untuk bekerjasama menyelenggarakan Tahfidz camp atau Karantina tahfidzul Qur’an untuk peserta didik SDIT Qu At-Tartil.

Calon peserta yang diperkenankan mengikuti program ini adalah peserta didik SDIT Qu At-Tartil  kelas 1-3  dengan ketentuan telah  siap sepenuh waktu mengikuti proses karantina selama 2 hari , termasuk tidak boleh menggunakan alat komunikasi apapun selama pendidikan. Pihak dewan asatidz kemudian akan melakukan  pengecekan sebelum calon peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini bervisi untuk “Membentuk Generasi Qur’ani yang  Berkarakter Ba-Ku (Baik dan Kuat) serta Berjiwa Pemimpin”.

Apakah bisa dalam waktu singkat visi tersebut dapat terealisasi? Jawabannya adalah bisa dengan cara powerfull routine (shalat berjamaah tepat waktu, rawatib, tahajud, dhuha, dan ziyadah). 

Apa saja sih aktivitas di Tahfidz Camp SDIT Qu At-Tartil?

Ziyadah dan Hafalan

Tafsir Quran

Kisah Sahabat

Shalat Tahajud dan Muhasabah

Bakti Sosial, dan 

Outbond

seru dan menyenangkan bukan? 

Di samping itu, peserta Tahfidz Camp yang dibagi menjadi beberapa kelompok ini, didampingi oleh satu asatidz fasilitator untuk masing-masing kelompok. Mereka berperan sebagai orang terdekat bagi peserta selama kegiatan Tahfidz Camp, memastikan keamanan para peserta Tahfidz Camp, mencukupi kebutuhan yang diperlukan selama kegiatan, memberikan solusi ketika ditanya, dan membimbing dalam mentoring kelompok serta hafalan ayat Qur’an.

Komentar positif juga datang dari para orang tua, karena meskipun berjauhan dengan ananda tercinta, para orangtua dipersilahkan berkomunikasi untuk memantau ananda melalui Group Whatsapp  dari para Ustadz/Ustadzah. “Alhamdulillah anak-anak belajar Qiyamullail terimakasih ustad/ah,” begitu komentar ibu Reni Indriani, salah satu orang tua peserta. “Terimakasih Ustadz/ah atas bimbingannya semoga tetep istiqomah,” ujar ibu Rhabila  yang putrinya juga ikut menjadi peserta Tahfidz Camp. “Bentuk ikhtiar kita, dan ini akan jadi pendidikan dan pengalaman yang berharga serta akan membekas dalam hati anak anak kita… untuk sholeh dan sholehah itu perlu perjuangan..
Attartil keren”.  tulis Bapak Kang Den di laman sosial media SDIT Qu At-Tartil.

Meskipun kegiatan ini hanya berlangsung singkat yakni cuma 2 hari namun banyak hikmah dan ilmu yang insyaAllah akan didapatkan oleh Ananda dari kegiatan ini. Semoga kegiatan ini akan berlangsung continue setiap tahunnya, dan semoga dengan diadakannya kegiatan ini ananda yang sholeh dan sholehah dapat belajar mandiri, disiplin, dan yang terpenting adalah mencintai al-Quran dengan cara membaca, menghafal sekaligus mengamalkannya.

“Diharapkan seluruh siswa akan mempunyai landasan kepribadian dalam menghapal Al Quran, menerapkan nilai-nilai Qurani dan mempunyai jiwa yang tangguh”. Ucap Ustadzah Gita selaku Kepala Sekolah SDIT Qu A-Tartil.