Menu Tutup

Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT yang telah mengaruniakan keluarga dan anak-anak yang sholeh dan sholehah juga lucu, sehat dan cerdas. Kehangatan dalam komunikasi yang positif sangat diperlukan untuk menumbuhkan  karakter-karakter positif dan jiwa-jiwa yang tangguh, hal tersebut dapat diraih dari keluarga.”   Kegiatan ini menjadi cara yang tepat untuk membangun kehangatan dan komunikasi positif antara ayah/bunda dengan anak, mudah diserap oleh anak, dan tauladan yang hanif dari orang tua, ustadzah dan lingkungan sehingga anak-anak tercinta kita dapat menjadi pribadi dengan karakter positif yang pada akhirnya dapat membangun konsep diri yang positif pula.   Family Gathering ini merupakan agenda tahunan TKIT QU At-Tartil Sukabumi. Tema yang diusung adalah “Puncak Tema Keluargaku” harapan dengan diadakannya kegiatan ini semoga terjalin komunikasi positif  antara ayah/bunda dan anak melalui permainan yang fun dan kompak.   Family Gathering ini diadakan pada hari kamis tanggal 3 oktober 2019  di outdoor yaitu Taman Wisata/Rekreasi Selabintana Sukabumi. Kegiatan  Family Gathering ini di ikuti oleh seluruh ananda TKIT Qu At-Tartil Sukabumi, ustadz dan ustadzah beserta para ayah/bunda yang juga ikut berpartisipasi.   Berikut ini adalah beberapa kegiatan yang dilakukan :

1. Mengenal Suara Anak Permainan ini bertujuan untuk melatih kekompakan dan juga kerjasama antara ayah/bunda dan anak, menjalin kedekatan melalui komunikasi positif. Pada kegiatan ini para ayah/bunda ditutup matanya menggunakan kain dan sang anak yang berada di depannya harus memanggil ayah/bundanya sampai dapat menemukan anak tersebut.  

2. Lari Hula Hoop Dalam foto ini terlihat ayah/bunda sedang bermain Lari Hula Hoop. Sang anak berada didalam hula hoop yang sudah diikat dengan tali sepanjang 1 meter, kemudian tali tersebut ditarik oleh ayah/bunda. Kecepatan lari sang anak dengan kecepatan tali yang ditarik oleh ayah/bunda harus seimbang. hal inilah yang membuat permainan yang menyenangkan ini membutuhkan kerja sama dan kekompakan antara ayah/bunda dan anak.  

3. Kereta Balon Permainan ini terdiri dari 10 orang pada tiap kelompok kemudian berbaris seperti kereta menghadap punggung teman yang didepan (kecuali yang paling depan tidak menghadap punggung temannya). Balon yang sudah ditiup diletakkan antara perut dan punggung bunda, dan tidak boleh dipegang. Lalu para kelompok harus berjalan seperti rangkaian kereta api dengan berusaha menjaga agar balon tidak jatuh dengan barisan tim. Bila ada peserta yang balonnya jatuh,  dia harus keluar dari barisan. Kelompok yang  lebih awal sampai ke tujuan dan tidak banyak melakukan kesalahan menjadi kelompok pemenang.  

4. Yel-Yel Yel-yel ini merupakan salah satu  bentuk komunikasi efektif yang diwujudkan dengan sapaan yang menggugah semangat para peserta seperti teriakan, nyanyian sorakan  untuk memberikan motivasi, semangat atau dorongan kepada kelompok pada saat bermain atau berlomba. Hal ini dilakukan untuk menambahkan kekompakan antar kelompok sehingga tercipta hubungan yang harmonis antar ayah/bunda.  

5. Pemberian Reward Diakhir acara, panitia menyediakan reward bagi semua anak-anak, ayah/bunda yang menjadi juara pada setiap lomba/permainan. semoga dengan reward ini dapat  menaburkan keceriaan, senyuman, ketulusan, dari para ayah/bunda dan anak yang bersama-sama menghiasnya.